‘Senyampang’ Sebagai Bahasa Seni

‘Senyampang’ Sebagai Bahasa Seni

October 30th, 2009  |  Published in Vocabulary Updates

Doddy Urbanus – BPPT

Saya tidak tahu pasti apakah kosakata “senyampang” sudah lama ada atau baru saja dimunculkan. Dari beberapa referensi yang saya baca, senyampang lebih sering dipakai dalam istilah sastra atau puisi. Dengan demikian kosakata ini amat jarang digunakan dalam bahasa Indonesia sehari-hari maupun dalam kesempatan resmi.

Penggunaan kosakata senyampang ini sinonim dengan :
Jika (l);
Kalau (l);
Kalau-kalau (l);
Kebetulan (n);
Mentang-mentang (adv);
Sekiranya (l);
Selagi (adv);
Mumpung (adv)

Sedangkan penempatan kosakata ini dapat diberikan contoh sebagai berikut :

  1. kebetulan; selagi: — (senyampang) ia ada, mintalah saran
  2. mujurlah; untunglah: — (senyampang ) bertemu dengan paman saya ini, saya dapat pertolongan
  3. kalau-kalau; sekiranya: bawalah payung, — (senyampang) hujan di jalan
  4. mentang-mentang: –(senyampang) ia berkuasa, bukan main sombongnya;
  5. Sebaiknya kita berangkat sekarang – (senyampang) ada teman
  6. jika; sekiranya; kalau: hatinya sangat rusuh karena –(senyampang) ia meninggal dunia tidak ada orang yang dapat mengurus hartanya

Bagi kita yang terbiasa menggunakan bahasa Indonesia secara umum, tentu agak “aneh” mendengar kosakata ini, namun barangkali tidak bagi para sastrawan, penulis lirik dan puisi, karena memang kosakata senyampang ini merupakan ekspresi keindahan bahasa para seniman.

Comments are closed.



Useful Articles

Colloquial Urban Indonesian

Most textbooks available for students of Indonesian tend to completely ignore this kind of Indonesian that almost every visitor to Indonesia will hear when trying to verbally communicate with Indonesians. - By Dr. Uli Kozok

Arabic Language in Contemporary Indonesian

The fact that some 3,000 - if not many more - words of Arabic origin can be found in Indonesian language dictionaries does not imply that these words are being used on a daily basis. - By Dr. Nikolaos van Dam

My Twitter Followers