Press "Enter" to skip to content

Tanda Elipsis

Last updated on August 8, 2020

III.I.1. Tanda elipsis (…) dipakai untuk menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau kutipan ada bagian yang dihilangkan.

Misalnya:

Penyebab kemerosotan … akan diteliti lebih lanjut.
Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa bahasa negara ialah ….
…, lain lubuk lain ikannya.
Catatan:

(1) Tanda elipsis (…) itu didahului dan diikuti dengan spasi.

(2) Tanda elipsis pada akhir kalimat diikuti oleh tanda titik (jumlah titik empat buah).

III.I.2. Tanda elipsis (…) dipakai untuk menulis ujaran yang tidak selesai dalam dialog.

Misalnya:

“Menurut saya … seperti … bagaimana, Bu?”
“Jadi, simpulannya … oh, sudah saatnya istirahat.”
Catatan:

(1) Tanda elipsis (…) itu didahului dan diikuti dengan spasi.

(2) Tanda elipsis (…) pada akhir kalimat diikuti oleh tanda titik (jumlah titik empat buah).

Sumber: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Republik Indonesia.

error: Content is protected !!