Oplos
November 17th, 2008 | Published in Vocabulary Updates
Bagas D. Bawono
Architect/Writer/Photographer
Bagas & Associates
www.bagas-associates.com
Tiba-tiba mesin mobil tua ini terbatuk-batuk sebentar, kemudian mati. Aku turun, membuka kap mesin dan memeriksa busi. Semuanya masih dalam kondisi baik. “Tapi kenapa mesin ini mati tiba-tiba ya…”, pikirku dalam hati. Lalu aku merogoh telepon selular di saku kiriku, menghubungi bengkel langgananku. Akhirnya mobil ditarik ke bengkel.
“Wah….,pantas saja ngadat pak, mobil ini diisi bensin oplosan..”, kata montir.
“Oplosan gimana.., saya beli di pompa bensin resmi kok…”, bantahku
“Kan sekarang banyak pak, bensin yang dioplos dengan minyak tanah..”
Sambil mengendarai mobil, aku terus berpikir, bagaimana bisa mereka berbuat curang kepada konsumen dengan cara mengoplos bensin dan minyak tanah demi menangguk keuntungan lebih besar.
Setiba di proyek, ada sedikit insiden. Salah satu sub-kontraktor dipecat oleh manajer lapanganku.
“Kenapa kamu pecat dia?”, tanyaku.
“Dia ketahuan berbuat curang pak, dia mengoplos cat dinding dengan cat lain yang harganya jauh lebih murah, sehingga cat yang sudah diaplikasikan menjadi gampang terkelupas.”
Kata ‘oplos‘ juga sering kita jumpai di media resmi seperti koran, majalah dan televisi seperti contoh di bawah ini:
Miras Oplos Tewaskan 18 di Bangladesh
Posted: 01 Nov 2008 11:03 PM CDT - ANTARA NEWS
Minuman keras (Miras) yang dioplos dan berakibat kematian tidak hanya terjadi di Cirebon, Jawa Barat, tetapi juga di Bangladesh. Sedikit-dikitnya 18 orang di negara tersebut tewas akibat Miras racikan rumahan.
Oplos-mengoplos Beras, Itu Biasa
Rabu, 30 Januari 2008 | 19:18 WIB - KOMPAS
KASUS penangkapan dua pelaku usaha beras di Pasar Beras Cipinang, Jakarta Timur, oleh pihak kepolisian lantaran diduga mengoplos beras membuat gerah para pelaku usaha beras lainnya. Sebab, praktek oplos-mengoplos beras sudah biasa dilakukan pedagang, dan sah.
Kamus Umum Bahasa Indonesia menjelaskan kata oplos berarti mencampur cairan atau larutan. Lebih jauh artinya adalah mencampurkan dua macam atau lebih, benda cair sehingga menjadi larutan baru. Pada dua contoh di atas, larutan baru ini mempunyai kualitas yang lebih rendah dari pada sebelum dioplos. Bensin sengaja dioplos dengan minyak tanah, serta cat yang dioplos dengan cat lain yang lebih murah, dengan tujuan menurunkan harga produksi dan menambah keuntungan kepada penjualnya.
Sebagai kata dasar, oplos bisa diberi imbuhan, baik berupa kata depan maupun akhiran, seperti misalnya : mengoplos, dioplos, teroplos, oplosan, dll
Tiba di rumah, aku selalu disambut anak-anakku. Jas ini belum tergantung dengan sempurna manakala anak bungsuku mendekat membawa sebuah canvas dan seikat kuas. Dia menyodorkan palet untuk melukis dan sekotak cat minyak yang dikemas dalam tube-tube warna metalik.
“Pa, aku ada tugas melukis…tolong dong ajarin cara mengoplos warna yang baik….”