December 3rd, 2009 by admin | Comments Off
Wieke Gur.
Dalam bahasa percakapan informal sehari-hari mencampur kosakata asing, bahasa daerah dan bahasa slang ke dalam percakapan kita adalah sesuatu hal yang spontan, lumrah dan tidak perlu dipermasalahkan. Orang menyebutnya bahasa gado-gado. Simak saja ucapan seorang mahasiswi swasta di bawah ini:
“Tahu nggak? Ternyata si Susi diem-diem udah ‘married’ lho sama Benny. Soalnya kan si Benny [...]
November 20th, 2009 by admin | Comments Off
Wieke Gur.
Lïlïkïnsï de kara son hap de zini sa zaho ta gwibin zini in hap talusublula. Zëre mo domba zahona hen zëno ola man tame nul gwenan. Zëno mae mo bosem-sena kim gubirida gwenda, dekam zep wet noso gweblanan.
Bahasa apakah di atas? Yang pasti bukan bahasa Klingon dari film Star Trek. Tulisan di atas adalah [...]
November 6th, 2009 by admin | Comments Off
Wieke Gur.
“Aunt Nina, I want to cut my hair, tapi mom bisa very very angry cause she likes my hair panjang”.
Terselipnya kata-kata bahasa Inggris di dalam percakapan bahasa Indonesia di kalangan anak-anak kini bisa kita dengar dimana-mana. Hal ini bisa dipahami karena jumlah sekolah Internasional di Indonesia terutama di Jakarta kini semakin banyak. Sekolah-sekolah tersebut [...]
October 23rd, 2009 by admin | Comments Off
Dr. Tom Boellstorff
University of California, Irvine
Many homosexual men in Indonesia speak what they call bahasa gay ‘gay language’, a linguistic phenomenon based upon bahasa Indonesia (Indonesian), Indonesia’s national language.
Bahasa gay, is also known by gay men and other Indonesians as bahasa banci, a closely related language variety. Banci is a nationwide (and somewhat derogatory) term [...]
October 18th, 2009 by admin | Comments Off
By Phil Fileds
The language situation in Papua
It has been said that Indonesian is a language with one formal register and a thousand informal registers. This paper describes the informal register used in Papua. This is the middle of three registers, between Standard Indonesian (the formal or “high” language) and Papuan Malay. The lowest register [...]